HomeSejarah

Sejarah Kerajaan Majapahit di Bali

Sejarah Kerajaan Majapahit di Bali

Masuknya Kerajaan Majapahit di Bali pada abad ke-13 hingga ke-16 yang memiliki pengaruh yang besar di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Bali.

10 Alasan Semua Orang Ingin ke Bali, Ternyata Ini Yang Mereka Cari
Apa Makna Benang Tridatu? : Simbol Kesucian, Keseimbangan, dan Perjalanan Hidup

Awal Kerajaan Majapahit di Bali

Awal Kerajaan Majapahit di Bali
Awal Kerajaan Majapahit di Bali

Kerajaan Majapahit adalah salah satu kerajaan terbesar di Nusantara, yang berkuasa pada abad ke-13 hingga ke-16. Kerajaan ini memiliki pengaruh yang besar di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Bali.

Penaklukan Majapahit

Pada tahun 1343, pasukan Majapahit yang dipimpin oleh Gajah Mada menaklukkan Bali. Penaklukan ini mengakhiri kekuasaan Kerajaan Bali Kuno, yang telah berdiri sejak abad ke-8.

Setelah penaklukan, Majapahit menempatkan Arya Damar, seorang jendral Majapahit, sebagai penguasa Bali. Arya Damar kemudian mendirikan Kerajaan Gelgel, yang menjadi pusat pemerintahan Majapahit di Bali.

Majapahit di Bali

Kerajaan Majapahit di Bali mengalami masa keemasan pada abad ke-14 dan ke-15. Pada masa ini, Bali menjadi salah satu pusat budaya dan agama Hindu di Nusantara.

Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389), Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Hayam Wuruk dikenal sebagai raja yang bijaksana dan toleran. Ia mendukung perkembangan agama Hindu di Bali, dan juga mendorong terjadinya akulturasi antara budaya Bali dan Jawa.

Keruntuhan Majapahit

Pada abad ke-16, Majapahit mulai mengalami kemunduran. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perang saudara, konflik internal, dan serangan dari kerajaan-kerajaan lain.

Pada tahun 1500, Majapahit runtuh. Peristiwa ini juga mengakhiri kekuasaan Majapahit di Bali.

Pengaruh Kerajaan Majapahit di Bali

Meskipun Majapahit hanya berkuasa di Bali selama sekitar 150 tahun, pengaruhnya masih terasa hingga saat ini. Pengaruh Majapahit dapat dilihat dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Bali, termasuk:

1. Bahasa

Bahasa Bali memiliki banyak kesamaan dengan bahasa Jawa, yang merupakan bahasa resmi Majapahit.

2. Agama

Agama Hindu di Bali merupakan perpaduan antara agama Hindu dari India dengan budaya dan kepercayaan lokal Bali. Pengaruh Majapahit dapat dilihat dalam berbagai aspek agama Hindu di Bali.

3. Konsep Dewa-Dewa

Dewa-dewa Hindu seperti Siwa, Wisnu, dan Brahma disembah di Bali, namun interpretasi dan penggambaran mereka disesuaikan dengan budaya Bali.

4. Pura Sebagai Rumah Dewa

Pura, tempat pemujaan dalam Hindu Bali, didirikan dengan gaya arsitektur khas Bali, yang dipengaruhi oleh arsitektur Jawa.

5. Upacara Ritual Penuh Makna

Ritual-ritual Hindu seperti upacara persembahan dan kematian diadaptasi ke dalam adat Bali, menciptakan upacara-upacara unik seperti Ngaben untuk pembakaran jenazah dan Melukat untuk penyucian diri.

6. Seni dan Budaya

Seni dan budaya Bali juga dipengaruhi oleh Majapahit, terutama dalam hal tari-tarian, musik, dan sastra.

KOMENTAR