HomeBudaya

Hari Raya Galungan: Kemenangan Dharma Melawan Adharma

Hari Raya Galungan: Kemenangan Dharma Melawan Adharma

Hari Raya alungan bukan hanya tentang perayaan kemenangan Dharma melawan Adharma, tetapi juga menjadi momen refleksi diri bagi umat Hindu.

Wisata Pantai Kuta, Destinasi Wisata Favorit di Bali
Penjor Simbol Hari Raya Galungan: Lambang Kemenangan Dharma

Hari Raya Galungan

Hari Raya Galungan di Bali
Merayakan Hari Raya Umat Hindu Galungan

Galungan merupakan hari raya penting bagi umat Hindu di Bali yang dirayakan setiap 210 hari sekali berdasarkan perhitungan kalender Bali. Hari raya ini jatuh pada Rabu Kliwon Wuku Dungulan, yang melambangkan kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan).

Sejarah dan Makna Galungan

Sejarah Galungan dikaitkan dengan kemenangan Dewa Indra melawan Mayadenawa, raja raksasa yang melambangkan keburukan. Kemenangan ini melambangkan triumph kebaikan atas kejahatan, dan mengingatkan umat Hindu untuk selalu berpegang teguh pada nilai-nilai Dharma dalam kehidupan.

Rangkaian Acara Galungan

Perayaan Galungan di Bali berlangsung selama 10 hari, dengan berbagai ritual dan tradisi yang dilakukan. Berikut beberapa rangkaina acara Galungan:

Penampahan Galungan:

  • Dilakukan sehari sebelum Galungan, umat Hindu membersihkan rumah dan diri mereka.
  • Babi guling diolah dan disiapkan untuk persembahan.

Hari Raya Galungan:

  • Umat Hindu pergi ke pura untuk sembahyang bersama.
  • Mengenakan pakaian adat Bali yang baru.
  • Berkumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan khas Galungan.

KOMENTAR